BANDA ACEH: Baitul Mal Kota Banda Aceh mengingatkan masyarakat agar mewaspadai calo dan penipuan saat mendaftar Bantuan Modal Usaha Tahun 2026. Peringatan tersebut disampaikan seiring dibukanya penerimaan berkas pendaftaran bantuan pada Senin, (12/10/2026).
Pada hari pertama, pendaftaran diprioritaskan bagi masyarakat dari tiga kecamatan, yakni Ulee Kareng, Kuta Alam, dan Syiah Kuala. Penerimaan berkas berlangsung di halaman Kantor Baitul Mal Kota Banda Aceh.
Kepala Sekretariat Baitul Mal Kota Banda Aceh, Irwan, SE, M.Si, Ak, turun langsung meninjau proses pendaftaran untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik.
Sebelumnya, dalam apel pagi, Irwan mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga non-ASN di lingkungan Baitul Mal Kota Banda Aceh memberikan pelayanan yang optimal selama proses penerimaan berkas. Ia juga menekankan pentingnya tanggung jawab dan kerja sama agar pendaftaran berlangsung tertib dan lancar.
“Mari kita bekerja dengan penuh tanggung jawab dan saling membantu dalam kegiatan ini,” ujar Irwan.
Sementara itu, Ketua Badan Baitul Mal Kota Banda Aceh, Dr. Tgk. M. Yusuf Al-Qardhawy, MH, mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada calo atau pihak yang menjanjikan kemudahan memperoleh bantuan dengan mengatasnamakan Baitul Mal. Ia meminta calon penerima mengikuti prosedur pendaftaran sesuai ketentuan resmi yang telah ditetapkan.
Pendaftaran Bantuan Modal Usaha Tahun 2026 berlangsung selama tiga hari, mulai 12 hingga 14 Oktober 2026. Masyarakat diharapkan memperhatikan jadwal dan persyaratan yang berlaku serta tidak menggunakan jasa perantara yang berpotensi merugikan calon penerima bantuan.[]


