Populer

45 Warga Aceh Jaya Dilatih Olah Ikan Lele Jadi Produk Kuliner

ACEH JAYA – Sebanyak 45 warga Desa Alue Jang dan sekitarnya mengikuti pelatihan inovasi pengolahan pangan lokal melalui program Flagship Desa Kreatif bertajuk “Masak Bersama Master” (MASAMO), Selasa (27/10/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif itu berlangsung di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Syariah. Pelatihan ini bertujuan mendorong masyarakat memanfaatkan bahan pangan lokal menjadi produk kuliner bernilai tambah.

Para peserta mendapat pendampingan dari Chef Abdullah dari Islamic Chef & Culinary Indonesia (ICCI). Mereka belajar mengolah ikan lele menjadi sejumlah menu, di antaranya Lele Gulung Crispy with Black Curry dan Spaghetti with Acehnese Catfish Seasoning.

Peserta juga diperkenalkan dengan pengembangan produk siap saji atau ready-to-eat (RTE) yang berpotensi dipasarkan secara komersial.

Selain inovasi menu, pelatihan mencakup teknik memperpanjang masa simpan produk melalui proses sterilisasi. Upaya ini diarahkan untuk membuka peluang pemasaran produk lokal ke jaringan ritel modern tanpa bergantung pada rantai pendingin (cold chain).

Direktur Kuliner Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, Romi Astuti, mengatakan ekonomi kreatif memiliki peluang untuk berkembang melalui pemanfaatan potensi daerah.

“Ekonomi kreatif memiliki potensi besar sebagai The New Engine of Growth. Kekuatan itu sesungguhnya tumbuh dari daerah. Melalui kegiatan MASAMO, kita ingin menunjukkan bahwa dari bahan pangan lokal yang sederhana, melalui sentuhan kreativitas, dapat lahir produk baru yang tidak hanya menarik, tetapi juga bernilai jual,” kata Romi.

Ia berharap inovasi kuliner yang dikembangkan melalui program tersebut dapat membuka peluang usaha dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Harapannya, inovasi kuliner ini mampu membuka peluang usaha, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan menggerakkan perekonomian Aceh Jaya,” ujarnya.

Bupati Aceh Jaya, Safwandi, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi masyarakat Desa Alue Jang dan sekitarnya untuk mengembangkan potensi pangan lokal menjadi produk kuliner yang bernilai ekonomi serta membuka peluang usaha.

 

- Advertisement -

Berita Terkait