Aceh Selatan – PT Aceh Trumon Anugerah Kita (ATAK) terus menjalankan operasional pabrik kelapa sawit (PKS) di Kecamatan Trumon Timur, Kabupaten Aceh Selatan, dengan kapasitas pengolahan mencapai 700 hingga 800 ton Tandan Buah Segar (TBS) per hari yang berasal dari petani di sejumlah wilayah Aceh.
Pabrik yang berdiri di atas lahan seluas 11 hektare tersebut memiliki kapasitas olah sebesar 45 ton TBS per jam. Fasilitas itu mulai beroperasi setelah diresmikan pada Juni 2022.
“Seluruh pasokan buah sawit yang diolah saat ini berasal dari petani di wilayah Trumon, Kota Fajar, Subulussalam dan daerah sekitar lainnya,” kata Kepala Tata Usaha PT ATAK, Alfian Fanfani Simanullang, Sabtu, 13 Juni 2026.
Menurut Alfian, hingga saat ini perusahaan belum menerima pasokan dari perkebunan besar dan masih mengandalkan hasil produksi petani sebagai sumber bahan baku utama pabrik.
“Perusahaan menerapkan standar mutu dalam penerimaan TBS. Buah yang belum matang atau tidak memenuhi kriteria kualitas perusahaan akan ditolak sebelum masuk ke proses pengolahan,” ujarnya.
PT ATAK juga menyebut harga pembelian TBS mengikuti rentang harga yang ditetapkan pemerintah dengan mempertimbangkan biaya produksi. Saat ini harga pembelian berada di kisaran Rp2.950 per kilogram.
Dalam mendukung kegiatan operasionalnya, perusahaan mempekerjakan sekitar 103 pekerja. “Sekitar 80 persen di antaranya merupakan tenaga kerja lokal yang berasal dari wilayah sekitar perusahaan, sehingga turut memberikan kontribusi terhadap perekonomian masyarakat setempat,” jelasnya.


