Femini.id – Operasi pasar murah kebutuhan pokok yang digelar rutin setiap hari Jumat selama bulan Ramadhan oleh Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat, cukup diminati masyarakat.
Pasalnya, sejak pertama pasar dibuka usai pelaksanaan shalat Jumat, lokasi pasar murah yang digelar di halaman Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh, Desa Seunebok, Kecamatan Johan Pahlawan, langsung dipenuhi masyarakat yang melakukan antrean.
Perbedaan harga yang mencapai Rp 10 ribu dalam setiap jenis sembako menjadi pemicu warga untuk memperolehnya meski harus antre berjam jam.
Waka Polres Aceh Barat, Kompol Asa Putra, mengatakan, kegiatan pasar murah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polres setempat terhadap warga di tengah mahalnya harga kebutuhan pokok saat ini. Selain itu, karena permintaan yang cukup meningkat, operasi pasar kali ini menambah stok hingga 2000 paket.
“Satu paket terdiri dari 5 kebutuhan pokok, telur, tepung, minyak goreng, beras dan gula pasir. Kegiatan pasar murah yang dilakukan ini juga guna meringankan kondisi perekonomian masyarakat Aceh Barat di tengah naiknya harga barang,” kata Asa Putra, Minggu, 17 April 2022.
Asa menjelaskan, pada pasar murah pekan lalu di lokasi serupa, pihaknya hanya menghabiskan 1000 paket sembako, banyak warga yang mengantre meminta agar kuota ditambah supaya dapat terbagi secara merata. Sebab itu, pada pekan ini sebanyak 2000 paket sudah disediakan.
Syarat untuk mendapatkan bahan pokok tersebut warga diwajibkan menunjukkan sertifikat vaksin, dan setelah itu akan diberikan kupon. Pembeli akan mendapati paket atau setiap jenis barang berdasarkan jumlah vaksin yang sudah diterima.
“Pasar murah ini hanya kita gelar di satu titik, sesuai dengan arahan pimpinan, ada stok yang kita sediakan itu berjumlah 7000 paket, sekarang masih 3000 paket yang sudah didistribusikan kepada masyarakat,” ujarnya.
Penggelaran pasar murah akan diadakan setiap hari Jumat selama bulan Ramadhan, bagi warga yang belum dapat jatah pembelian, cukup mendatangi lokasi pasar yang dibuka usai shalat Jumat, tentunya membawa sertifikat vaksin.
Dalam pasar murah tersebut, kata dia, pihaknya menyediakan kebutuhan pokok berupa beras ukuran 5 Kilogram per sak, telur, minyak goreng, tepung dan gula pasir dengan jumlah paket secara keseluruhan sebanyak seribu paket.
Untuk harga jualnya yakni beras satu sak Rp50 ribu, tepung Rp10 ribu per Kg, minyak goreng Rp17 ribu per liter, telur ayam Rp38 ribu per papan, dan gula pasir Rp11 ribu per Kg, yang pastinya harga tersebut memotong harga jual di pasar.
“Telur di pasar saat ini harganya 44 ribu per papan, jadi kita disini hanya jual 38 ribu, biar masyarakat kita terbantu,” pungkasnya.