Populer

Mini Bus Alami Laka Tunggal di Aceh Barat

Femini.id – Satu unit Minibus dari arah Banda Aceh tujuan Kota Meulaboh, Aceh Barat. mengalami kecelakaan tunggal hingga jatuh ke parit. Sopir diduga hilang kendali saat melintas di kawasan Suak, Kecamatan Samatiga tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, kerugian diperkirakan mencapai jutaan rupiah.

Kasat Lantas Polres Aceh Barat, Iptu Sugeng Riyadi, mengatakan, laka tunggal itu terjadi diduga karena supir yang mengemudi sedang dalam keadaan mengantuk sampai hilang kendali dan melewati marka jalan, langsung jatuh ke parit.

“Sementara mobil tidak dibawa ke Polres, sekilas itu dari Banda Aceh, Itukan cuma jatuh ke parit, kerusakannya tidak begitu parah, kalau taksiran kita sekitar 10 jutaan, untuk dilakukan perbaikan,” kata Sugeng, Senin, 4 April 2022.

Ia menjelaskan, mobil melaju dari arah Banda Aceh dengan kecepata normal, di dalamnya terdapat dua orang, satu supir dan satu penumpang, mereka merupakan pasangan suami istri asal Aceh Barat, yang sedang menuju pulang ke kampungnya.

Usai peristiwa kecelakaan terjadi, keduanya segera mendapat perawatan dari warga sekitar, pasangan suami itu mengalami terkilir di beberapa bagian tubuh, setelah mendapat penanganan dari tukang urut di daerah sekitar keadaan kembali membaik.

“Korban tidak ada, kemarin itu sudah di kusuk, entah karena trauma dan terkilir begitu, kalau di rawat ke rumah sakit tak ada,” sebutnya.

Minibus dengan Nomor Polisi BL 1191 VJ, warna hitam, jatuh secara menyamping ke kiri di dalam parit. Mobil tampak mengalami kerusakan yang cukup parah karena mengalami benturan. Peristiwa kecelakaan itu terjadi di jalan Lintas Banda Aceh – Meulaboh, tepatnya di Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, pada Minggu (3/4) kemarin.

Polisi menghimbau kepada masyarakat yang melintas, untuk selalu memerhatikan kesehatan dan kecepatan. Agar tidak terjadi kecelakaan saat sedang dalam perjalanan. Beruntung sedikit jika itu laka tunggal, namun akan fatal akibatnya jika berlaga dengan pengendara lain di jalan.

Jika lelah, kata Sugeng, para pengendara bisa beristirahat di setiap pos polisi yang dilintasi, pihaknya mengaku akan membiarkan masyarakat yang beristirahat di sana dengan nyaman.

“Kita malah lebih senang, kalau ada masyarakat yang mau singgah istirahat di pos polisi, pasti kita akan membuat dia istirahat dengan tenang, kalau berkendara sambil mengantuk itu rawan kecelakaan,” terangnya.

- Advertisement -

Berita Terkait