Populer

Evakuasi Truk Sembako Terjun Kelaut di Aceh Barat Memakan Waktu 10 Jam

Femini.id – Walau menyita waktu berjam-jam, mulai dari sore Jumat (8/4) kemarin, proses evakuasi truk yang terjun bebas di pelabuhan meulaboh, Aceh Barat, Aceh, mulai dilakukan. Sekitar pukul 02.00 WIB dini hari tadi, atau setara 10 jam.

Bangkai mobil itu berhasil diangkat ke darat menggunakan mesin derek hidrolik atau crane.

Kapolsek Samatiga, Iptu Pipin Pangabean, mengatakan proses evakuasi berlangsung sejak sore kemarin tiu tidak mengalami tekendala, hanya saja berat dan tekanan dari dalam air laut, membuat truk sedikit berat saat diangkat. Kala di derek ke darat menggunakan crane, kondisi truk yang jatuh tersebut rusak parah.

Adapun yang terlibat dalam proses evakuasi yang berlangsung sejak kemarin itu yakni, pengelola pelabuhan, pemilik, TNI dan Polri serta masyarakat sekitar. Meski cukup menyita waktu, bangkai truk berhasil diangkat dan dibawa ke tempat penyimpanan sementara.

”Evakuasi berjalan lancar, mulai dari sore dan selesainya pada jam 2 dini hari tadi, ditarik pakai crane. Untuk mobil sudah hancur,” sebut Iptu Pipin, Minggu, 10 April 2022.

Ia mengatakan, saat proses evakuasi masyarakat sekitar juga terlibat untuk membantu, namun hanya truk saja yang diangkat, sementara sisa sembako yang ada dalam bak sudah tidak ada lagi.

Untuk proses lebih lanjut, imbuhnya perbaikan truk tersebut akan ditanggung lembaga pembiayaan seperti asuransi. Namun, Pipin tak mengetahui pasti bagaimana proses untuk claim tersebut.

”Mobil itu sudah reyot, depannya sudah banyak peyot, kan tahu sendiri kalau mobil jatuh bagaimana, pasti rusak, nanti di asuransikan,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Truk pengangkut sembako dan barang elektronik tujuan pulau Sinabang, Kabupaten Simeulue, terjun ke dalam laut di Pelabuhan Penyeberangan Meulaboh di Kecamatan Samatiga, Aceh Barat, pada Rabu (5/4) menjelang siang.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, sopir berhasil melompat sebelum mobil pengangkut sembako terjun ke laut. Namun, kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta.

Sebagian besar, barang yang diangkut truk tersebut berhamburan ke laut, berupa minuman botol, sacet, mie instans, beras, minyak, peralatan elektronik dan berbagai barang kelontong lainnya.

- Advertisement -

Berita Terkait