Aceh Singkil: Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan distribusi dan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Aceh Singkil dalam kondisi aman serta penyaluran kepada masyarakat tetap berjalan lancar.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan antrean kendaraan di sejumlah SPBU terjadi saat mobil tangki yang membawa pasokan BBM tiba untuk melakukan proses pembongkaran.
“Berdasarkan pemantauan di SPBU 14.237.421, SPBU 14.237.447, dan SPBU 14.237.449, antrean kendaraan terjadi saat mobil tangki yang membawa pasokan BBM tiba di SPBU untuk melakukan proses pembongkaran,” kata Fahrougi, Jumat, 13 Maret 2026.
Ia menjelaskan, pada saat pasokan BBM tiba, masyarakat yang telah menunggu langsung mengantre untuk melakukan pengisian BBM jenis Pertalite dan Biosolar.
“Selama proses pembongkaran BBM berlangsung, pelayanan untuk produk BBM lainnya seperti Pertamax dan Dexlite tetap tersedia dan dapat dilayani oleh SPBU,” ujar Fahrougi.
Menurut Fahrougi, setelah proses pembongkaran dari mobil tangki selesai dilakukan, penyaluran BBM di SPBU kembali berjalan normal dan masyarakat dapat melakukan pengisian BBM seperti biasa.
“Setelah proses pembongkaran dari mobil tangki selesai dilakukan, penyaluran BBM di SPBU kembali berjalan normal dan masyarakat dapat melakukan pengisian BBM seperti biasa,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Pertamina terus menjalin koordinasi dengan lembaga penyalur serta Fuel Terminal guna memastikan distribusi BBM ke SPBU berjalan lancar. “Kami juga mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan agar proses distribusi dapat berlangsung tertib serta kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” jelas Fahrougi.


